Kamis, 02 Mei 2013

Perlunya Manajemen Pelayanan Publik dalam Pemerintahan


Menurut Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc,  pelayanan publik meliputi berbagai dimensi. Baik dimensi politik, ekonomi, sosial organisasi serta dimensi komunikasi. “Dimensi politik menyangkut hubungan antara warganegara dengan politisi dan policy maker atau pembuat kebijakan dalam pelayanan publik. Misalnya politisi dalam pemilihan umum menjanjikan kepada warganegara untuk meningkatkan fasilitas pendidikan atau bebas biaya pendidikan. Hal ini merupakan salah satu kontrak politik antara kedua belah pihak”urainya.
Sementara menurut Gronroos (1990:27) : “Pelayanan adalah suatu aktivitas atau serangkaian aktivitas yang bersifat tidak kasat mata (tidak dapat diraba) yang terjadi akibat adanya interaksi antara konsumen dengan karyawan atau hal-hal lain yang disediakan oleh perusahaan pemberi pelayanan yang dimaksudkan untuk memecahkan permasalahan konsumen / pelanggan.”
Sumber:
(Gronroos, manajemen pelayanan,1990.hal.27).
Kesimpulan:
Dapat disimpulkan bahwa pelayanan public meliputi berbagai dimensi. Baik dimensi politik, ekonomi, sosial organisasi serta dimensi komunikasi. Dan pelayanan public bersifat tidak kasat mata (tidak dapat diraba) yang terjadi akibat adanya interaksi antara konsumen dengan karyawan atau hal-hal lain yang disediakan oleh perusahaan pemberi pelayanan yang dimaksudkan untuk memecahkan permasalahan. (P.F.Lano, 2011).